Go Shopping – Soccer News Update Portal

2 Poin Tottenham Diselamatkan oleh 2 Gol Kane

harry kane, tottenham vs west hamm tottenham, west ham , epl 2016, premier league, Mauricio Pochettino, Harry Wink
Harry Kane – Tottenham Hotspurs

Dalam ajang kompetisi Premier League putaran ke 12 musim 2016-2017, Totenham dihadapkan untuk bertanding memperebutkan poin dengan West Ham. Pertandingan tanggal 20 November 2016 itu diadakan di White Hart Lane Stadium, dengan hasil yang cukup melegakan untuk para suporter Tottenham karena mereka berhasil merebut tiga poin penuh dalam laga itu.

Pertandingan kali ini berlangsung cukup seru dan menegangkan. Tottenham mendominasi permainan kali ini, baik penguasaan bola maupun aksi penyerangan namun hasilnya tak sesuai yang diinginkan. Tottenham hampir kehilangan dua poin malah hampir tak mampu mempertahankannya. Untunglah kane dapat menyelamatkannya.

Memang Tottenham terlihat menguasai bola lebih dua kali lipat dari West Ham namun sepertinya tak mampu dimanfaatkan dengan baik oleh tim asuhan Mauricio Pochettino, dibabak pertama mereka hanya mampu melayangkan empat kali kesempatan menjebol gawang West Ham, dua diantaranya melenceng dan sisanya berhasil di blok.

Walau West Ham tertekan namun Ia berhasil menggempur pertahanan Tottenham sebanyak 7 kali. Sekali on target, tiga kali melenceng dan tiga kali berhasil ditahan. Rata rata karena serangan balik yang cepat yang dilancarkan oleh West Ham.

Terbukti pada babak pertama, yang berhasil mengubah papan angka adalah dari West Ham. Michail Antonio berhasil mennanduk umpan dari Winston Reid tanpa dapat dihalau oleh Hugo Loris, sang kiper. Skor untuk West Ham 0-1. Tottenham mencoba menyamakan dudukan namun sampai babak pertama usai skor masih sama.

Pada babak kedua Pochettino sepertinya mengubah strategi dengan melakukan lebih gencar melakukan penyerangan, tanpa mengorbankan penguasaan bola. Dan hal ini berhasil dilakukan oleh anak asuhnya. Pada menit ke 51 Totenham menyerang namun berhasil diblok oleh kiper dan Harry Winks berada di tempat yang tepat saat mendapatkan bola tersebut lalu menyarangkannya ke gawang West Ham. Skor menjadi imbang 1-1.

Lima belas menit kemudian, tepatnya dimenit ke 68 West Ham dihadiahi wasit tendangan penalti karena Vincent Janssen kedapatan menghalangi pemain West Ham saat ingin menyerang di kotak penalti. Dan sayangnya berhasil dieksekusi oleh Manuel Lanzini sehingga West Ham Unggul lagi menjadi 1-2

Tottenham terus menggasak West ham dan untungnya saat babak kedua hampir berakhir, Harry Kane berhasil menenangkan supporternya. Ia berhasil memnembakkan bola liar yang menuju padanya di menit ke 89.

Setelah kedudukan sama dan saat ingin menyerang lagi Havard Nordtveit melakukan tackle yang buruk dikotak penaltinya sehingga wasit menghadiahi tendangan penalti ke West Ham. Harry Kane menjadi algojo kali ini dan Ia berhasil membenamkan bola tersebut ke sisi kiri gawang. Hingga skor berbalik dengan ke unggulan Tottenham. 3-2. Hingga babak kedua usai kedua tim tak ada yang merubah angka tersebut.

 

 

Kane Akan Hijrah Jika Gajinya Tak Diubah

Harry Kane , Tottenham Hotspurs, premier League, epl 2016
Harry Kane – Tottenham Hotspurs

Harry Kane merupakan pemain lini depan Tottenham Hotspurs yang baru kembali bermain lagi dengan timnya karena sebelumnya Ia tak bisa merumput selama tujuh minggu karena cedera engkel. Namun kini Ia kembali bertanding dalam laga melawan Arsenal, dan Ia berhasil menyelamatkan timnya dari kekalahan.

Kane sudah membela Tottenham sejak 2009 hanya saja sejak tahun 2011, Ia sering dipinjamkan ke beberapa klub salah satunya adalah Leicester City. Ia bahkan mencatatakan namanya sebagai top skorer di liga Inggris dengan 25 gol dan membantu Leicester City memenangkan Juara Premier League. Barulah pada musim ini Ia diminta lagi untuk dapat membantu Tottenham.

Namun saat ini terdengar kabar bahwa keberadaannya di Hotspurs dalam waktu lama masih dipertanyakan padahal pemain berusia 23 tahun tersebut masih terikat kontrak dengan Hotspurs sampai dengan 2020.

Seperti yang dikutip oleh The Sun, Kane meninginkan gaji lebih tinggi dari yang ia terima sat ini mengingat performanya yang telah meningkat dan banyak membantu timnya terselamatkan dari kekalahan.

Saat ini Ia menerima gaji sekitar 60.000 pounds per pekan namun harga yang dibandrol tersebut bisa dibilang cukup murah jika dibandingkan dengan bomber di liga Inggris lainnya. Ia merasa bahwa seharusnya Ia mendapat gaji yang lebih baik dibandingkan Moussa Dembele. Dembele saja yang menjadi gelandang di Tottenham kini dibayar 95.000 pounds per pekan.

Dari The Daily Telegraph terungkap bahwa Kane menginginkan gajinya saat ini dua kali lipat dari yang sebelumnya yaitu menjadi 120.000 pounds setiap pekan. Namun sepertinya keinginan tersebut belum dikabulkan oleh pihak manajemen. Hal ini karena kebijakan dari direksi yang hanya ingin memberikan gaji tak lebih dari 100.000 pounds.

Moment inilah yang diincar oleh klub lainnya terutama klub papan atas seperti Chelsea dan Manchester United yang memiliki dana yang besar. Bagi mereka, tuntutan gaji setinggi itu tentu tidak akan jadi masalah yang besar. Bahkan Arsenal juga siap menunggu kedatanggannya jika Kane mau pindah dari Hotspurs.

Tentunya The Lilywhites tidak ingin kehilangan pemain andalannya walaupun Kane saat ini masih terikat kontrak hingga 2020. Apalagi saat ini mereka tak pernah menang lagi setelah empat pertandingan terakhir Premier League walaupun tak pernah kalah juga. Namun akan sangat berpengaruh terhadap perolehan poin dan peringkat mereka kedepannya. Yang jelas Kane siap pindah jika gajinya tak berubah.

Bukan Karena Chelsea Hotspurs Ubah Formasi

mauricio pochettino, tottenham hotspurs, premier League, epl 2016
Mauricio Pochettino

Antonio Conte yang merupakan pelatih dari Chelsea menuai sukses besar setelah menemukan formasi yang tepat untuk timnya. Ia selalu berhasil memenangkan beberapa pertandingan belakangan di Premier League dan selalu tak pernah kebobolan.

Kesuksesan formasinya disebut sebut telah membuat Tottenham Hotspurs berubah haluan dan mencoba peruntungan merubah formasi andalannya saat mealwan Aresnal kemarin. Namun Mauricio Pochettino selaku pelatih Hotspurs, menepis anggapan tersebut. Ia mengatakan bahwa strateginya dalam memainkan tiga pemain belakang saat melawan Arsenal tidak dpengaruhi oleh tim manapun.

Memang pada saat melawan Arsenal kemarin, Pochettino malah memainkan tiga pemain belakangnya untuk mengantisipasi serangan The Gunners. Mungkin bisa jadi formasi tersebut tersebut sangat cocok untuk meredam serangan Arsenal karena akhirnya hanya mampu mengimbangi permainan menjadi 1-1. Dan mungkin bisa jadi mengungguli Tim Asuhan Arsene Wenger jita tidak terjadi aksi gol bunuh diri Wimmer.

Namun Ia tetap bersikeras bahwa formasi yang 3-4-3 yang Ia mainkan berdasarkan percobaan saja dan bukan dalam tahap meniru kesuksesan yang diraih oleh Chelsea.

Pada Evening Standard, Pochettino mengatakan “Saya tidak bisa mengatakan apakah formasi ini merupakan cara yang lebih baik untuk bermain kedepannya, namun yang jelas sangat penting bagi kami untuk dapat fleksibel dan bagus jika tim mampu menggunakan sistem dan cara yang berbeda,”.

Ia melanjutkan “Saat saya bermain di sana, Chelsea bermain dengan formasi empat bek dan setelah 3-0 di menit ke-60, mereka menggunakan formasi tiga bek. Namun pada musim lalu kami juga pernah bermain melawan Watford dengan tiga bek. Hanya karena Chelsea menang 5-0 kemarin, bukan berarti mereka yang lantas menemukan sistem ini.”.

“Saya kira ini sistem yang bagus namun tergantung pemainnya. Kami tidak bermain seperti Chelsea, kami bermain dengan dua striker. Tidak ada tim yang memiliki sistem yang kami mainkan hari ini.”

Namun sepertinya dengan merumputnya Harry Kene ke tengah lapangan mempengaruhi aura rekan setimnya, Kane sempat cedera dan harus absen beberapa pekan dan membuat Hotspurs tampil tak maksimal. Namun sepertinya Hotspurs ingin menambah kuat lini belakang mereka dan mereka perlu pemain tambahan. Kali ini mereka membidik gerlandang bertahan Manchester United yaitu Morcan Schneiderlin.

Schneriderlin hinggap di United pada tahun 2015 setelah sebelumnya membela Southampton,  dengan harga 24 juta Pounds. Namun karena pelatih MU sudah diganti dengan Jose Mourinho, Ia jadi jarang dimainkan dan tak jadi pilihan utama.

Kabarnya MU bersedia melepas Schneiderlin dengan setengah harga yaitu sekitar 12.5 juta Pounds saja. Tentunya kabar ini tak hanya diincar oleh Hotspurs. Mereka sepertinya harus berebut melakukan penawaran dengan Crystal Palace dan bahkan tim papan atas Italia, AC Milan juga ingin mendapatkan jasanya.

Kane Kembali, Arsenal pun Mampu Diimbangi

Harry Kane, Tottenham Hotspurs, premier league, epl 2016, arsenal, arsenal vs Tottenham hotpurs
Harry Kane Cetak Angka Lawan Arsenal

Tanggal 30 Oktober 2016 kemarin, Tottenham Hotspurs dijamu oleh Arsenal di markasnya, di Emirates Stadium, London. Laga tersebut merupakan lanjutan ajang kompetisi Liga Inggris diputaran ke 11. Dan dalam pertandingan tersebut sayangnya Tottenham hanya mampu mengimbangi permainan Arsenal dengan skor 1-1.

Berbagi poin dengan lawannya membuat Tottenham tak mengalami perubahan peringkat dari pekan lalu yaitu masih di posisi ke 5 namun mampu membuat Arsenal turun dua peringkat dari posisi kedua menjadi posisi keempat.

Memang dalam pertandingan kali, ini kedua tim sama kuat. Hotspurs lebih banyak menguasai bola dibabak pertama namun Arsenal lebih banyak melancarkan serangan. The Gunners memulai  pertandingan dengan tempo permainan cepat, mereka langsung berusaha untuk menggasak pertahanan Hotspurs. Sedangkan Hotspurs cenderung lebih banyak mengatur strategi dengan penguasaan bola lebih lama sehingga dapat mencari celah kelemahan lawan.

Namun sepertinya keberuntungan tidak berpihak ke The Lilywhites. Arsenal berhasil terlebih dahulu mengubah papan skor hampir saat babak pertama berakhir. Di menit ke 42 saat diserang oleh Arsenal, Kevin Wimmer ingin mencoba menyelamatkannya dengan cara membuang bola dengan sundulannya namun yang terjadi Ia malah mengarahkannya masuk ke gawang sendiri. Arsenal unggul 1-0.

Setelah peluit babak kedua ditiup, Arsenal mulai melakukan tekanan lagi namun Tottenham sepertinya mengganti strategi untuk melakukan serangan balasan, sehingga terjadi ajang saling serang. Pada menit ke 50, Dembele mencoba menyerang dari tengah hingga masuk kotak penalti, Coquelin tak sanggup mencegahnya. Akan tetapi rekannya Koscielny mencoba merebut bola namun tak dapat melakukannya dengan baik sehingga Ia menjatuhkan Dembele. Tottenham dihadiahi wasit sebuah penalti.

Harry Kane kali ini tampil sebagai Eksekutor penalti dan ternyata Ia mampu melaksanakan tugasnya dengan baik sehingga mereka menyamai kedudukan dengan skor 1-1. Setelah skor sama kedua tim berusaha mengunguli satu sama lain. Beberapa peluang muncul dari kedua tim namun tak ada satupun yang mengubah papan angka lagi sampai babak kedua usai.

Jika Hotspurs dapat mempertahankan pertahanannya seperti melawan Arsenal, mungkin mereka bisa ikut kompetisi Champions League musim depan.

Pulih dari Cidera, Kane Siap Menjajal Arsenal

Harry Kanne, Tottenham Hotspurs, Mauricio Pochettino, premier league, epl 2016
Harry Kane sudah mulai latihan dengan tim

Dalam ajang kompetisi Premier League musim ini, Tottenham Hotspurs berhasil mencatatkan dirinya menjadi tim yang tak pernah kehilangan poin dalam setiap pertandingan. Bahkan tercatat dalam 10 pertandingan mereka adalah satu satunya tim yang  tak pernah kalah. Sampai saat ini mereka mampu memenangkan lima kali pertandingan dan sisanya bermain imbang.

Meskipun mereka tak pernah kalah sayangnya mereka juga sudah tak pernah menang lagi dalam lima pertandingan terakhir di semua kompetisi. Memang tim asuhan Mauricio Pochettino sempat menjalani awal musim dengan baik, bahkan mereka sempat memperoleh lima kemenangan beruntun, termasuk mengalahkan pemegang puncak klasemen sementara minggu ini, Manchester City.

Hal ini sudah disadari oleh sang pelatih mengapa performa mereka tak sebagus diawal. Namun Pochettino tetap berkepala dingin memikirkannya.

Ia mengatakan “Saya tidak merasakan frustasi. Saya juga tidak pernah merasa panik. Dalam sepakbola, hal seperti itu tidak seharusnya ada. Terkadang, saya takut bepergian di jalan, karena kita tidak pernah tahu akan datang orang gila di hadapan kita. Tapi, itu tidak akan pernah terjadi di sepakbola,”.

Pochettino memang telah telah mengasuh Spurs selama dua musim dan mencoba memberikan penjelasan di balik menurunnya performa dari timnya. Salah satunya adalah rentetan cedera yang dialami oleh pemain utamanya. Dan tentu saja salah satunya adalah striker andalan mereka, Harry Kane.

“Situasinya sulit karena kami tidak bermain dengan Toby Alderweireld, Harry Kane. Juga  akumulasi kartu yang diterima oleh Moussa Sissoko dan Erik Lamela. Kami bermain tanpa pemain yang dibutuhkan,”

Memang Kane sudah absen membela Tottenham semenjak pertengahan bulan September lalu karena cedera parah yang dialaminya sehingga ia harus menepi selama satu setengah bulan.

Namun Pochettino memberikan kabar baik mengenai kondisi terbaru dari Harry Kane. Ia mengatakan bahwa striker andalan mereka itu sudah pulih dari cedera dan bisa bermain untuk melawan Arsenal minggu depan.

Pelatih asal Argentina itu mengatakan ”Kami punya dua pertandingan penting di depan. Bayer Leverkusen akan menjadi pertandingan kunci dan begitu juga dengan Arsenal pada hari Minggu, karena ini adalah north London derby,”

“Perkembangan Kane juga  benar-benar hebat. Mungkin ia sudah siap bermain pada hari Minggu depan [saat melawan Arsenal] atau dia bisa siap lebih cepat pada pertandingan Liga Champions nanti” lanjutnya.

Isco Ingin dikontrak, Lamela Ingin Perpanjang Kontrak

Erik Lamela, Tottenham hotspurs, premier league, Isco, real madrid
Erik Lamela, Tottenham

Erik Lamela merupakan pemain sayap dari Tottenham yang belum lama menyatakan keinginannya untuk mendapatkan giliran untuk menandatangani perpanjangan kontraknya dalam waktu dekat. Ia melihat rekan-rekannya yang lain sudah atau sedang menjalani proses perpanjangan masa baktinya dalam waktu dekat ini.

Memang dalam bulan Oktober ini, Hotspurs sedang memperbaharui kontrak baru kepada beberapa pemainnya antara lain Dele Alli, Christian Eriksen, Danny Rose hingga Kyle Walker yang sudah lebih dulu berhasil memberikan tanda tangannya ke klubnya. Lamela pun berharap demikian.

Kepada Evening Standard Lamela mengatakan, “Saya ingin [menandatangani kontrak baru] karena saya merasa bahagia berada di sini. Saya juga merasa menjadi bagian dari tim yang terus mengalami perbaikan. Saya memiliki tim dengan rekan-rekan yang sangat positif dan saya merasa baik berada di sekitar mereka,”.

Pemain berdarah Argentina ini hengkang dari AS Roma setelah dibelanya selama dua musim dari 2011 sampai 2013 . Kemudian Ia berhasil dipinang oleh Tottenham dengan harga 30 juta euro. Ia akhirna di beli dengan uang hasil dari penjualan Gareth Bale ke Real Madrid.

Ia juga mengungkapkan “Akan sangat menyenangkan jika saya bisa bertahan selama bertahun-tahun lagi dengan Tottenham. Apa selanjutnya giliran saya akan mendapatkan kontrak baru? Saya harap seperti itu. Tapi untuk saat ini saya masih fokus pada laga melawan Leicester,”

Namun selain mempanjang para pemainnya, Hotspurs juga masih menginginkan pemain baru untuk mengisi posisi penyerang tengah. Dan pemain tersebut adalah Isco, pemain bernomor punggung 22 di Real Madrid. Bahkan kabarnya Pocehttino akan berusaha melakukan strategi apapun untuk mendapatkan jasa Isco pada bursa transfer musim dingin ini. Salah satunya adalah mengajukan proposal peminjaman ditambah pengajuan opsi kepemilikan di akhir musim 2016-2017.

Untungnya Real Madrid sepertinya membuka kesempatan tersebut untuk dapat meminjamkan Isco di bursa musim dingin nanti. Hal ini dikarenakan Saat ini Isco di Real Madrid masih menjadi gelandang cadangan saja. Mereka ragu untuk menjualnya karena mereka masih percaya dengan kemampuan Isco.

Sayangnya yang mengincar Isco bukan hanya Spurs saja. Klub papan atas lainnya juga menigincar Isco, sebut saja Manchester City, Juventus, dan AC Milan. Dipihak lain kontrak Isco bersama Madrid akan berakhir pada musim panas 2018, sehingga ada kemungkinan ia dibandrol murah akhir musim ini jika tak diperpanjang.